WISDOM

TERHUBUNG PADA KOMUNITAS (WIRED TO COMMUNITY)

Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri.

Semua manusia membutuhkan orang lain.

Entah bagaimana Tuhan menghubungkan kita satu dengan yang lain di dalam komunitas karena dia mau supaya kita bisa menemukan tujuan hidup kita di dalam Dia. Tidak ada yang namanya kebetulan saat kita satu dengan yang lain bertemu dan bergabung dalam sebuah komunitas.

OnTheWay.indd

Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. | Roma 12:5

Tubuh Kristus adalah keluarga Tuhan, gereja Tuhan. Kita adalah anggota tubuh Kristus dan sesama anggota tubuh kita saling membutuhkan.
Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.” | 1 Korintus 12:20-21
each-other.jpg
  • Kita sebagai sesama anggota tubuh saling membutuhkan.
  • Anggota tubuh tidak akan berguna jika tidak terhubung pada tubuh.

Tuhan mempunyai tujuan dalam hidup kita. Dia mau kita memenuhi tujuan hidup itu. Kita tidak akan menemukan nilai dan tujuan kita tanpa terhubung kepada tubuh Kristus yaitu gereja Tuhan.

Tidak mungkin kita bisa memenuhi tujuan Tuhan dalam kita sendirian.

Kita membutuhkan orang lain. Kita butuh terhubung dalam keluarga Tuhan.

Kenapa kita butuh orang lain? Kenapa kita butuh tergabung dalam keluarga Tuhan? Kenapa kita butuh terhubung dalam komunitas atau lebih tepatnya kelompok sel?


SAYA BUTUH ORANG LAIN UNTUK BERJALAN BERSAMA SAYA

Alkitab sering membandingkan berjalan dengan hidup. Kenapa? Karena kita sedang dalam perjalanan. Kita tidak duduk. Kita sedang berjalan. Berjalan dalam kasih, kesetiaan, ketaatan, suka, duka, dan lainnya. Kita tidak seharusnya berjalan sendirian dalam hidup.

walking-together.jpg

Ada 3 alasan kenapa kita mesti berjalan bersama:

Lebih aman.

Berjalan pada malam hari di gang sempit bisa mengerikan. Pergi ke luar kota atau luar negeri sendirian bisa mengerikan. Tapi kalau ada teman pasti akan terasa lebih aman. Bahkan ke kamar mandi saja terkadang kita membutuhkan teman.

Lebih kuat.

Saling mendukung dan mendapat motivasi. Sama seperti lari pagi apabila dilakukan bersama akan lebih menyenangkan. Di saat kita mulai lelah, kita mendapat energi dari teman kita untuk terus bergerak. Berjalan bersama mencegah kita untuk menyerah. Hidup ini seperti perlombaan. Kita mesti menuju garis akhir. Saat berlari sendiri, kita berlari cepat. Saat berlari bersama, kita berlari jauh.

When you run alone, you run fast. When you run together, you run far.

Kalau kita mau mencapai garis akhir, kita harus mengikutsertakan orang lain bersama.

Lebih pintar.

Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat. | Amsal 28:26

Kalau saya yang berpikir seperti ini dan tidak ada yang berpikir seperti saya, saya salah. Kita bisa disadari oleh orang lain. Tapi saat kita berjalan sendiri, tidak ada yang membuat kita tahu kalau kita sedang melenceng. Kita menjadi lebih pintar dan bijak karena ada komunitas.

Setiap orang berjalan dengan gaya mereka. Saat kita berjalan bersama kita belajar mengerti orang lain. Kita saling mengenal satu dengan yang lainnya.

TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” | Kejadian 2:18

Tuhan tidak menyukai kesendirian.

Kita diciptakan untuk komunitas. Tapi itu bukan berbicara tentang ibadah saja, tapi tentang lebih dalam yaitu komunitas sel.

Kita bisa berada di dalam keramaian dan tetap sendirian karena kita tidak mengenal siapa-siapa.

Community is God’s answer to loneliness.

Komunitas adalah jawaban Tuhan atas kesendirian.

Tuhan adalah kasih dan Dia mau kita belajar mengasihi Dia dan sesama. Kita butuh tempat dimana kita bisa mempraktekkan kasih. Saya butuh orang lain untuk bertumbuh. Saya tidak bisa bertumbuh tanpa orang lain karena hidup adalah tentang hubungan, bukan tentang pencapaian.

Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun. | 1 Korintus 14:26

Dalam ibadah kita tidak bisa melakukan semua itu. Itulah sebabnya kita membutuhkan grup yang lebih kecil. Kita tidak bisa belajar tentang komunitas tanpa bergabung dalam komunitas (bukan keramaian).


SAYA MEMBUTUHKAN ORANG LAIN UNTUK BEKERJA BERSAMA SAYA

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. | Efesus 2:10

Tuhan punya pekerjaan untuk kita.

Setiap kita menggunakan talenta atau kemampuan kita untuk membantu orang lain, itu dinamakan pelayanan. Itulah pekerjaan baik kita.

Hidup di dunia adalah latihan saat hidup di surga. Di surga kita akan melayani Tuhan dan kita menghabiskan waktu di dunia untuk melatih pelayanan itu.

Kita bekerja di dunia bisa kelelahan. Tenaga kita terkuras. Bahkan ke gereja saja bisa lelah. Itulah sebabnya kita membutuhkan orang lain.

Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. | Pengkotbah 4:9

Serve-web.jpg

Lebih banyak diselesaikan saat dikerjakan bersama. Juga lebih menyenangkan dan lebih tidak melelahkan. Bekerja bersama meringankan beban.

Community is God’s answer for fatigue.

Komunitas adalah jawaban Tuhan atas kelelahan.

Ketika kita lelah dalam kerohanian atau dalam pelayanan, itu adalah karena kita bekerja sendirian.


SAYA MEMBUTUHKAN ORANG LAIN UNTUK BERJAGA-JAGA BERSAMA SAYA

Saat kita meninggalkan rumah atau meninggalkan barang kita untuk sementara, kita suka meminta tetangga atau teman kita untuk melihat atau menjaga barang-barang kita. Dan itu hal baik untuk punya orang menjaga barang kita.

Tapi pertanyaannya adakah orang yang menjaga jiwa kita? Jiwa kita jauh lebih penting dari barang. Apakah ada orang di hidup kita yang mengasihi kita sampai menjaga kita tetap di jalur rohani yang benar? Yang mendukung kita dalam kerohanian?

Kita butuh teman untuk berjaga-jaga atas kita. Kita juga mesti menjaga orang lain. Kenapa? Karena kita semua punya titik buta (blind spot).

Kita semua punya titik buta, hal yang tidak bisa kita lihat. Resleting terbuka bahkan kita sering tidak menyadari. Cabe di gigi juga. Seorang teman akan segera memberitahu kita jika terjadi hal demikian. Kita perlu saling menjaga karena ada beberapa hal yang tidak bisa kita lihat. Kita semua memiliki kelemahan dan teman kita bisa mengingatkan dan menasehati kita akan hal itu.

Dan bilamana seorang dapat dikalahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan. | Pengkotbah 4:12

Dalam kehidupan ini, kita sedang dalam peperangan. Musuh kita satu-satunya adalah iblis, bukan manusia.

Iblis mau menghancurkan hubungan kita. Dia mau membunuh kita.

Kenapa iblis mau melukai kita? Karena dia tidak bisa menyakiti Tuhan, makanya dia menyakiti anak-anak Tuhan.

Saat kita tidak bisa menyakiti seseorang, kita menyakiti keluarganya. Dia tidak peduli siapa yang terluka, dia hanya mau melukai.

Kita suka menganggap enteng betapa mengerikannya ini sehingga kita tidak menyesuaikan rencana kita untuk menghadapinya. Kita sedang dalam peperangan dan kita tidak membuat rencana untuk pencobaan-pencobaan.

MBCRS_3insecurities.jpg

Iblis bekerja melalui hubungan melalui orang lain. Dia mau kita terputus dari hubungan karena dengan begitu kita tidak akan menemukan tujuan hidup kita dalam Tuhan.

Jangan pernah menyerang orang lain. Iblislah yang harus kita serang. Jadi jika di dalam komunitas ada orang yang tidak kita sukai, jangan pernah biarkan itu menghalangi kita terhubung dalam komunitas. Jika kita sudah terpengaruh (sakit hati, kepahitan, dendam, tidak mau ke gereja lagi, tidak mau bergabung dalam komunitas lagi, dan bahkan meninggalkan Tuhan), kita sudah masuk ke dalam jebakan Batman (iblis).

the-great-war-detail-2.jpg

Kita tidak hanya harus melindungi diri, kita harus menyerang.

Ketika iblis menyerang kita, dia menyerang dengan kebiasaan buruk, sakit hati yang kita pegang, masalah atau keadaan atau hubungan yang menyakiti hati kita. Dia selalu bekerja melalui orang lain. Dan kita selalu kalah. Kenapa? Karena kita melawannya sendiri.

Kita tidak akan belajar mengatasi sakit hati kalau kita tidak bertemu orang yang membuat kita sakit hati. Kita tidak akan belajar mengampuni kalau kita tidak bertemu orang yang membuat kesalahan kepada kita. Lawanlah iblis, jangan hanya bertahan. Jika iblis ingin kita terputus dari komunitas, terhubunglah dengan komunitas. Belajarlah mengasihi orang lain. Bertumbuhlah di dalam karakter dan genapi tujuan hidup Tuhan di dalam kita.

Dalam peperangan, saat kita sedang istirahat, ada teman yang bangun untuk menjaga. Kita saling menjaga, saling mendukung supaya tetap berada di jalur Tuhan.

Picture1.png

Adakah orang yang menjaga kehidupan rohani kita? Jika tidak, maka kita sedang menjadi mangsa enak setan. Kita membiarkan belakang kita terbuka lebar untuk diserang. Kita sendirian, kita tidak terhubung, kita tidak dalam komunitas dan kita akan kalah.

Community is God’s answer to defeat.

Komunitas adalah jawaban Tuhan atas kekalahan.

Itulah grup. Kita saling menjaga. Adakah orang yang menjaga bagian belakang kita

Pemanjat tebing profesional, Aron Ralston, yang pergi sendiri terjepit dan tidak bisa membebaskan diri. Jalan satu-satunya adalah memotong tangannya sendiri. Bahkan seorang profesional butuh teman.

aron01.jpg


SAYA MEMBUTUHKAN ORANG LAIN UNTUK BERDUKA BERSAMA SAYA

Faktanya tragedi akan terjadi, tidak terhindarkan. Orang yang kita kasihi akan mati. Kita akan mendapat berita kesehatan buruk. Bahkan kita akan sekarat suatu saat nanti. Jadi bersiaplah sekarang. Milikilah orang-orang yang komitmen terhadap kita.

465104318.jpg

Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati. | 1 Petrus 3:8

Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. | 1 Korintus 12:26

Ada orang yang meninggal di rumah di kamarnya dan tidak ada yang menemukannya setelah dua tahun.

Picture2.png

Bisa Anda bayangkan pria itu tidak dianggap selama dua tahun? Bisa Anda bayangkan betapa kesepian dan menyedihkannya bagi pria itu saat dia meninggal di kasurnya?

Tidak ada orang yang pantas meninggal sendiri.

Community is God’s answer to despair.

Komunitas adalah jawaban Tuhan atas keputusasaan.

Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! | Roma 12:15

Saat sedang happy (lulus, ulang tahun, lahir anak, dan lainnya) ikutlah berpesta, tapi saat sedang sedih menangislah bersama mereka. Saat ada salah satu dari anggota kita sedang menangis, itulah waktu untuk berhenti dan berdoa. Dimana ada air mata, di situlah saat kita berhenti dan berdoa.

Kita tidak harus menyelesaikan masalah. Kita hanya harus bersimpati. Duduk bersamanya, pegang tangannya, dengarkan, dan menangis bersamanya.


SAYA MEMBUTUHKAN ORANG LAIN UNTUK BERSAKSI DENGAN SAYA

Tuhan punya pesan yang harus kita sampaikan dalam dunia. Dan dia tidak mengirim hanya seorang saja untuk menyampaikan pesan-Nya. Dia mengirimkan pasukan.

Apakah cara terbaik dalam bersaksi untuk orang yang tidak mengenal Tuhan dengan baik? Dengan mengasihi orang lain yang ada dalam keluarga Tuhan.

Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” | Yohanes 13:35

Orang akan lebih tertarik untuk datang kepada Tuhan karena kasih di dalam keluarga Tuhan daripada acara gereja yang luar biasa, atau suara pemimpin pujian yang merdu, atau gedung dan dekorasi yang begitu mewah. Orang akan lebih bertahan saat menemukan kasih di dalam komunitas.

Jika kita benar-benar berada dalam keluarga Tuhan, kita pasti akan mengasihi keluarga-Nya. Di sinilah tempat dimana kita tidak sempurna tapi mereka tetap mengasihi.

Jangan takut untuk bersaksi. Fokuskan kepada kasih karena kasih akan merenggut fokus dari diri kita kepada orang lain. Kita begitu mengasihi orang lain untuk mengalami Kristus sehingga kita akan meninggalkan rasa takut kita dan berani untuk bersaksi.

Community is God’s answer to fear.

Komunitas adalah jawaban Tuhan atas ketakutan.

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. | 2 Timotius 1:7

Apakah ada orang lain yang akan masuk surga karena kita? Undanglah orang lain yang belum ke gereja untuk bergabung dalam grupdan biarlah dia mengalami kasih di dalam komunitas.


Hanya melalui keluarga Tuhan kita bisa menemukan tujuan hidup kita di dalam Tuhan. Kita membutuhkan orang lain untuk berjalan, bekerja, berjaga-jaga, berduka, dan bersaksi bersama kita. Komunitas adalah jawaban untuk kesendirian, kelelahan, kekalahan, keputusasaan, dan ketakutan.

14329992_1247800651931722_7753556390942115247_n

Salah satu karunia terbesar Tuhan untuk manusia adalah karunia memilih. Kita bisa memilih sesuai dengan yang kita mau. Tapi apakah pilihan kita akan menggenapi tujuan Tuhan dalam hidup kita? Tentukan pilihanmu sekarang.

Advertisements

One thought on “TERHUBUNG PADA KOMUNITAS (WIRED TO COMMUNITY)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s