WISDOM

KESABARAN, KEMURAHAN, DAN KEBAIKAN

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum  yang menentang hal-hal itu. | Galatia 5:22-23

the-fruit-of-the-spirit-is-love-joy-peace-patience-kindness-goodness-faithfulness-gentleness-and-self-control-5-1

Mengapa kita harus bertumbuh dalam kesabaran, kemurahan, kebaikan?

Tidak lagi menurut keinginan daging.

Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. | Galatia 5:16

Dapat menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya supaya terus dipimpin Roh.

Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. | Gal 5:24

Dapat bertumbuh dalam karakter Kristus.

Salah satu tujuan hidup di dunia adalah supaya kita bisa bertumbuh di dalam karakter supaya bisa menyerupai Kristus. Bertumbuh di dalam buah roh sama dengan bertumbuh di dalam karakter Kristus karena karakter Kristus semua ada di buah roh.


KESABARAN (PATIENCE)

Jika orang lain menanyakan teman baik atau keluarga kita apakah kita adalah orang yang sabar atau tidak? Apa yang akan mereka katakan tentang kita? Jika mereka bilang ya, apakah kita akan mengangguk atau menggeleng? Beberapa dari kita tidak tahu apakah kita sabar atau tidak.
de9f0e882b04a7b91c65820cd0843262

APA ITU KESABARAN?

Kesabaran (dalam bahasa Yunani makrothumia) terdiri dari beberapa arti yaitu:

Menggambarkan semangat yang tak kenal menyerah dan yang mendatangkan pahala dari ketahanannya sampai akhir.

Arti ini menunjukkan bahwa kesabaran Kristiani adalah semangat yang tak kenal menyerah. Semangat ini tak dapat dihancurkan oleh kegagalan ataupun penderitaan; oleh kekecewaan atau keputusasaan. Dan semangat ini akan bertahan sampai akhir.

Menggambarkan semangat untuk membalas dendam tetapi yang tak pernah dimanfaatkanSemangat yang selalu menolak untuk membalas dendam.

Kesabaran kristiani adalah semangat ketahanan yang mampu menerima penghinaan maupun luka hati yang terasa pedih atau keluh. Semangat ini mampu menghadapi siapa saja dengan penuh kesabaran, kemantapan diri dan tanpa sakit hati, walaupun orang itu tidak menyenangkan atau yang mungkin meremehkan kita.

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. | Kolose 3:13

Menggambarkan kesabaran Allah.

Dalam PB, kita menemukan beberapa gambaran kesabaran Allah  terhadap manusia.

Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. | 1 Timotius 1:16

Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat. | 2 Petrus 3:15


MENGAPA TIDAK SABAR?

BUKAN SEKARANG

Kita hidup di budaya yang menginginkan segalanya saat ini juga.

Dan sayangnya internet sudah menyediakannya. Mau beli musik? Tinggal beli di iTunes. Atau mungkin lebih parahnya tinggal download. Mau beli buku? Bisa ebook, tidak perlu ke toko buku. Banyak app toko online yang bisa kita pakai. Mau beli barang atau makanan juga bisa panggil gojek atau uber. Kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu ke luar. Bisa diantar dan sampai dalam beberapa jam atau beberapa hari.

Jika saya harus menunggunya, maka saya tidak menginginkannya.

Jadi ketika sesuatu tidak terjadi saat ini atau secepat mungkin, kita menjadi frustasi.

KETERLAMBATAN

Nyatanya kita selalu berpikir bahwa kita dapat melakukan lebih daripada yang bisa kita lakukan dalam waktu yang kita perkirakan. Kita berjanji untuk bertemu pada jam sekian, tapi 9 dari 10 janji itu berlalu dengan keterlambatan.

Dan apa yang terjadi dalam 9 waktu keterlambatan tersebut? Setiap lampu merah, penundaan, atau kendaraan yang tidak bergerak secepat yang kita inginkan; kita menjadi lebih dan lebih frustasi. Pertanyaannya adalah siapa yang salah? Kita bisa berangkat sepuluh menit lebih awal dan semua itu tidak akan pernah terjadi.

Ketika kita terlambat, kita menemukan diri kita menjadi tidak sabar dengan batasan jadwal dalam hidup. Jadi ketika sesuatu terjadi lebih lambat dari yang kita mau, kita menjadi frustasi.

STRESS

Stress datang bukan dari hal-hal tertentu, tapi dari sekumpulan hal-hal kecil. Saat stress, kita bisa merasakannya di dada, leher, dan perut. Stress menciptakan situasi dimana kita menjadi tidak sabar dan cepat marah.

GANGGUAN

Kita menjadi tidak sabar saat orang lain mulai mengganggu kita. Kita menjadi tidak sabar saat orang lain memperlambat kita. Kita menjadi tidak sabar saat orang lain tidak mengerti apa yang kita katakan. Kita menjadi tidak sabar saat orang lain tidak melakukan sesuatu dengan cara kita.

Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh. | Pengkotbah 7:9

Saat kita membiarkan amarah menguasai hati kita, kita adalah orang bodoh.

hourglass


BAGAIMANA MELATIH KESABARAN?
AKUI KETIDAKSEMPURNAAN KITA

Tidak ada manusia yang sempurna. Bahkan kita!

Kulihat bahwa yang sempurna pun terbatas… | Mazmur 119:96 (BIS)

Kita harus berkata, “Kamu tahu? Saya tidak sempurna. Saya punya masalah juga. Dan orang-orang di sekeliling saya mau hidup bersama ketidaksempurnaan dan masalah-masalah saya. Jadi saya juga bisa hidup bersama ketidaksempurnaan dan masalah-masalah mereka.”

MENGAMPUNI

Orang memotong antrian di depan kita. Orang bisa lewat saat lampu hijau dan kita terjebak dalam lampu merah. Kita menjadi marah karena menjadi telat untuk sesuatu. Seharusnya respon kita adalah seberapa banyak kita melakukan itu untuk orang lain? Seberapa banyak kita melakukan yang lebih buruk dari itu kepada orang lain? Tapi Tuhan tetap menunjukkan kemurahan-Nya. Tuhan tetap menerima dan mengampuni kita.

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang. | Kolose 3:13

Kesabaran adalah kemampuan untuk mengatakan bahwa itu tidak apa-apa.

MENINJAU KEMBALI KEADAAN

Jadi meninjau kembali keadaan adalah bagaimana kita memilih untuk melihat apa yang sedang terjadi. Tarik nafas panjang dan berhitunglah sampai 10 sebelum emosi meledak. Biasanya setelah hitungan 10 kita akan menanyakan diri sendiri kenapa bisa seperti ini? Akhirnya kita pun mau memaafkan.

Lalu aku berpaling untuk meninjau hikmat. | Pengkotbah 2:12

Tinjau kembali keadaan. Saat diminta mengantri di restoran favorit selama 30 menit, coba tinjau kembali. Apa yang bisa saya lakukan selama 30 menit ekstra itu. Kita bisa berdoa untuk keluarga kita atau gereja kita. Mereka membutuhkan doa kita. Dan siapa tahu 10 menit kemudian, giliran kita sudah tiba. Kita tidak perlu menunggu selama itu. Menunggu bukanlah sebuah kutuk, tapi bisa kita jadikan berkat asal kita mau meninjau kembali.

patience-is-a-virtue

PERCAYA WAKTU TUHAN

Bersabarlah. Saat kita tidak sabar itu sama saja kita kekurangan kepercayaan. Kita sedang berkata, “Tuhan, saya tidak memercayai-Mu. Saya rasa Tuhan tidak tahu apa yang paling saya inginkan dalam hati. Tuhan tidak tahu kapan saya butuh itu dan saya sedang terburu-buru.”

Kita menjadi khawatir dan terburu-buru karena kita tidak percaya bahwa Tuhan akan melakukannya pada saat yang tepat dengan cara yang tepat.

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya. | Pengkotbah 3:11

Tuhan punya rencana dalam hidup kita. kita mungkin tahu itu. Tapi Dia juga punya daftar waktu untuk hidup kita. Salah satu hal yang paling menyakitkan adalah saat di dalam hidup ini kita sedang terburu-buru dan Tuhan sedang tidak terburu-buru. Saat anak tumbuh dewasa, mereka belajar perbedaan dari “tidak” dan “belum saatnya”.

Sebuah penundaan bukanlah sebuah pengingkaran. Waktu Tuhan adalah yang terbaik.

Patience is about putting up with hardship for as long as it takes.

Kesabaran adalah tentang bertahan dalam kesulitan selama dibutuhkan.

Contoh dalam Alkitab adalah Ayub.

Mereka disebut berbahagia sebab mereka tabah. Kalian sudah mendengar tentang kesabaran Ayub, dan kalian tahu bagaimana Tuhan pada akhirnya memberkati dia. Sebab Tuhan sangat berbelaskasihan dan baik hati. | Yakobus 5:11 (BIS)

  • Ayub adalah orang yang hidup benar (dan sangat kaya) yang menyembah Tuhan (Ayub 1:1-3).
  • Iblis bertaruh bahwa Ayub akan mengutuk Tuhan jika dia kehilangan segalanya (Ayub 1:9-11, 2:4-5).
  • Ayub kehilangan segalanya, tetapi imannya tetap bertahan kepada Tuhan (Ayub 1:22, 2:10, 42:8).

Ayub memiliki kesabaran. Dia tidak sempurna. Nyatanya, pada titik tertentu dia dengan terus terang mengeluh bahwa Tuhan menimpakan kesusahan padanya tanpa sebab. Tapi melalui segalanya, iman Ayub tetap teguh pada Tuhan walau apapun yang terjadi. Dia bertahan sampai kepada akhirnya.


KEMURAHAN (KINDNESS)

“Kemurahan” (dalam bahasa Yunani khrestotes) sering juga diartikan sebagai kebaikan. Makna kata itu berarti : kebaikan yang penuh kemurahan. Dengan perkataan lain, kemurahan adalah semangat menolong seseorang, tanpa menyebabkan penderitaan.

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. | Efesus 4:32

archetypes-kindness

Jadi kemurahan adalah memperhatikan orang lain di sekitar kita, memperhatikan perasaan mereka, dan mencari cara untuk memberkati mereka.

“Small things done with great love will change the world.”  – Ibu Teresa

Perkara-perkara kecil yang dilakukan dengan kasih yang besar akan mengubah dunia.

kindness-iv

Saat di kasir atau di restoran setelah selesai dilayani, cobalah berikan satu pujian tulus kepada mereka. Mungkin bagi kita tidak seberapa tapi siapa tahu itu bisa membantu mereka. Ada yang mengalami hari yang berat dan saat kita memberikan pujian, mereka bisa merasakan sukacita.

Berita baiknya:

Saat mempraktekkan kemurahan, itu tidak hanya memberkati orang lain tapi itu juga memberkati kita.

Ketika orang lain bersukacita karena hal kecil yang kita berikan, apa yang kita rasakan? Kita merasa lebih baik dan kita mau melakukannya lagi. Itulah bagaimana karunia kemurahan bekerja.

Contoh di dalam Alkitab adalah Boas.

Boas adalah pria yang dinikahi Rut. Dia orang kaya yang terkesan dengan karakter Rut. Dia melimpahkan kemurahan pada Rut dan memastikan Rut mendapatkan semua yang Rut butuhkan.

  • Dia memastikan para pekerjanya memanen gandum untuk Rut.
  • Dia mengundang Rut untuk makan bersama para pekerjanya.
  • Dia menyediakan minuman untuk Rut.
  • Dia melindungi Rut dari orang-orang yang menganiaya Rut (karena Rut dari negeri lain).

Dan Boas bukan hanya menunjukkan pesona kepada istrinya. Dia juga baik terhadap para pekerjanya.

Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: “TUHAN kiranya menyertai kamu.” Jawab mereka kepadanya: “TUHAN kiranya memberkati tuan! | Ruth 2:4

Kalimat pertama yang kita dengar dari Boas kepada para pekerjanya adalah, “Tuhan kiranya menyertai kamu.” Bayangkan jika itu adalah kalimat pertama yang dikatakan guru kalian saat masuk ke dalam kelas dan bertemu kalian. Bayangkan kalau itu adalah kalimat pertama yang dikatakan atasan kalian saat bertemu kalian. Apa yang akan kita rasakan pada saat itu?

6d3420506143ff588ab0a4a06561916d


KEBAIKAN (GOODNESS)

“Kebaikan” (dalam bahasa Yunani agathosune) berarti semangat akan kebenaran dan keadilan serta membenci kejahatan; yang dapat terungkap dalam perbuatan baik atau dalam menegur dan memperbaiki kejahatan.

Kebaikan adalah kebenaran dalam aksi. Kebaikan dengan berani melakukan apa yang baik dan mendorong yang lain untuk melakukan kebaikan juga.

Kebaikan ini mengandung unsur marah yang berhubungan dengan tujuan pendisiplinan atau perbaikan.

fruit-of-the-spirit-goodness

Kemurahan dan kebaikan adalah dua kata yang hampir sama artinya, namun dalam bahasa aslinya (Yunani) ada perbedaan yang khas.

Kebaikan (agathosune) mengandung unsur marah demi disiplin atau perbaikan; sedangkan kemurahan (khrestotes) hanya berarti menolong tanpa mengandung unsur disiplin atau perbaikan.

Yesus  menunjukkan kebaikan (agathosune) ketika ia mengadakan pembersihan di Bait Allah serta mengusir mereka yang menjadikan tempat itu tempat perdagangan; tetapi Ia menunjukkan kemurahan (khrestotes) ketika perempuan berdosa meminyaki kaki-Nya.

Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dan berkata kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.  | Matius 21:12-13

Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. | Lukas 7:37-38

Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: “Dosamu telah diampuni. | Lukas 7:48

Contoh di dalam Alkitab adalah Hizkia.

Hizkia melakukan kebaikan dengan mengubah hal-hal menjadi benar.

  1. Hizkia memperbaiki bait Tuhan.
  • Pada tahun pertama pemerintahannya, dalam bulan yang pertama, ia membuka pintu-pintu rumah TUHAN dan memperbaikinya. | 2 Tawarikh 29:3
  1. Hizkia menempatkan kembali imam-imam Tuhan.
  • Ia mendatangkan para imam dan orang-orang Lewi, dan mengumpulkan mereka di halaman sebelah timur. | 2 Tawarikh 29:4
  1. Hizkia mendatangkan orang-orang dari seluruh Israel untuk merayakan Paskah.
  • Kemudian Hizkia mengirim pesan kepada seluruh Israel dan Yehuda, bahkan menulis surat kepada Efraim dan Manasye supaya mereka datang merayakan Paskah bagi TUHAN, Allah orang Israel, di rumah TUHAN di Yerusalem. | 2 Tawarikh 30:1
  1. Hizkia membuang berhala-berhala.
  • Setelah semuanya ini diakhiri, seluruh orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota di Yehuda, lalu meremukkan segala tugu berhala, menghancurkan segala tiang berhala, dan merobohkan segala bukit pengorbanan dan mezbah di seluruh Yehuda dan Benyamin, juga di Efraim dan Manasye, sampai musnah semuanya. | 2 Tawarikh 31:1
  1. Hizkia melakukan apa yang benar dengan segenap hatinya.
  • Demikianlah perbuatan Hizkia di seluruh Yehuda. Ia melakukan apa yang baik, apa yang jujur, dan apa yang benar di hadapan TUHAN, Allahnya. Dalam setiap usaha yang dimulainya untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk pelaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allahnya. Semuanya dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil. | 2 Tawarikh 31:20-21

goodness-e1272473698456

Kebaikan berarti mengerti mana yang benar dan membuatnya terjadi.

 

Apa yang benar di mata manusia belum tentu benar di mata Tuhan. Yang harus kita renungkan adalah dua pertanyaan ini:

  1. Apakah saya menjadi lebih sabar, tenang, lembut, ramah, dan baik? Atau lebih tepatnya apakh saya menajdi seperti Yesus?
  2. Ketika saya tahu apa yang benar, apakah saya akan mengikuti dan melakukannya? Kita bisa tahu apa yang baik atau benar dan memperkatakannya atau mendiskusikannya, tapi suatu hal yang berbeda adalah saat kita benar-benar melakukannya.

BAGAIMANA MELATIH KEMURAHAN & KEBAIKAN?
1. MEMILIH UNTUK MENGENAKAN KEMURAHAN & KEBAIKAN

Kemurahan dan kebaikan adalah pilihan, bukan reaksi.

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran. | Kolose 3:12

Kita harus mengenakan buah Roh. Kita harus melakukannya dengan sengaja.

6360715720686232871959383737_elephant-dog-kindness

Tanda-tanda orang yang mengenakan kemurahan dan kebaikan:

Memakai kata-kata yang baik.

Kalau kalian berbicara, janganlah memakai kata-kata yang kotor. Pakai sajalah kata-kata yang membina dan memberi pertolongan kepada orang lain. Kata-kata seperti itu akan mendatangkan kebaikan kepada orang-orang yang mendengarnya. | Efesus 4:29 (BIS)

Menghilangkan sakit hati, dendam, dan marah.

Hilangkanlah segala perasaan sakit hati, dendam dan marah. Jangan lagi berteriak-teriak dan memaki-maki. Jangan lagi ada perasaan benci atau perasaan lain semacam itu. | Efesus 4:31 (BIS)

Kita tidak akan bisa mengenakan kemurahan dan kebaikan sebelum melepaskan luka yang ada di dalam kita.

Tapi kalau kita marah, janganlah membiarkan kemarahan itu menyebabkan kita berdosa. Janganlah marah sepanjang hari, supaya Iblis tidak mendapat kesempatan. | Efesus 4:26-27 (BIS)

Semua marah belum tentu berdosa. Saat orang tuaku dihina atau teman baik kita diperlakukan tidak adil, kita bisa menjadi marah. Saat ada kejadian terorisme yang membunuh banyak orang, kita menjadi marah. Kemarahan itu terjadi karena tidak ada kebenaran yang terjadi.

Mau mengampuni.

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus. | Efesus 4:32 (BIS)

Luka membuat kita egois, memikirkan diri sendiri. Itu akan membangun tembok yang membuat kita lebih mementingkan diri sendiri.


2. MENJADI MURAH HATI

Kita bisa memberi tanpa kasih tapi kita tidak bisa mengasihi tanpa memberi.

You can give without loving, but you cannot love without giving.

Itu berarti kita harus memberikan sesuatu kepada orang lain untuk menunjukkan kemurahan dan kebaikan baik dengan materi, waktu, ataupun talenta. Kita menginvestasikan sesuatu untuk orang lain.

thinkstockphotos-477998733_wide

Kenapa Harus Memberi? 

Tuhan mau kita berbagi.

Seorang ayah membawa anaknya makan di McDonalds. Dia membelikan burger dan kentang goreng. Kemudian saat anaknya sedang asyik makan, sang ayah mengambil salah satu kentang goreng dan memakannya. Si anak langsung kesal, “Jangan makan kentang goreng saya!”

Ada 3 hal yang bisa kita belajar dari sini:

  1. Anak ini lupa kalau ayahnyalah sumber segalanya. Dialah yang menyediakan kentang goreng itu. Jika sang ayah tidak membelikannya, maka si anak tidak akan mendapatkan kentang goreng tersebut.
  2. Sang ayah bisa saja mengambil apa yang sudah dia berikan kepada si anak. Dia bisa saja mengambil kembali kentang goreng dan burgernya.
  3. Sang ayah ingin melihat anaknya berbagi. Dia senang saat anaknya mau berbagi.

Generosity-21.jpg

Setiap kita memberi, hati kita bertambah besar.

Yesus mengatakan bahwa akan lebih berbahagia jika kita memberi daripada menerima. Karena kita diubahkan. Kita menemukan berkat saat kita memberi.

Dalam gereja kita bisa mempelajari kesabaran, kemurahan, dan kebaikan. Saat kita bergabung dalam komunitas kecil dan mulai melayani, kita belajar berhubungan dengan sesama keluarga Tuhan dan tidak jarang kita harus mempraktekkan kesabaran. Dalam pelayanan juga kita belajar untuk memberikan waktu, energi, dan materi kita untuk menjadi hamba dan menolong orang lain.

Jika ada pengumuman untuk memberikan persembahan Natal atau persembahan misi, jangan katakan, “Persembahan lagi, persembahan lagi.” Tapi berkatalah, “Inilah kesempatan untuk memberikan lebih, untuk mempraktekan kemurahan dan kebaikan.”

Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin. | Amsal 22:9

aid21099-728px-Be-Generous-Step-16.jpeg

Hubungan dipererat.

Saat kita diberi sesuatu oleh orang lain. Kita pasti merasa hubungan yang lebih dekat dengannya. Kita mau mengenal orang itu lebih dalam lagi. Setiap kita melihat orang itu, kita pasti merasa ada hubungan.


3. MENCARI KESEMPATAN

Pada suatu hari Daud bertanya, “Masih adakah orang yang hidup dari keluarga Saul? Jika ada, aku ingin berbuat baik kepadanya demi Yonatan.”| 2 Samuel 9:1 (BIS)

Tanyakan pertanyaan ini setiap bangun tidur.

“Masih adakah perbuatan baik yang bisa saya lakukan untuk seseorang demi kemuliaan Tuhan?”

Kemurahan dan kebaikan selalu diawali dengan menunjukkan. Kemurahan dan kebaikan memang dari dalam hati, tapi itu harus ditunjukkan. Kita tidak bisa hanya merasakan dan memikirkannya, tapi kita harus melakukannya.

Kita harus menjadi pemberi, bukan penerima.

Banyak orang bukan Kristen yang mengatakan bahwa orang Kristen kejam, fanatik, memiliki pemikiran sempit, munafik, dan suka menghakimi. Nyatanya banyak dari kita yang seperti itu. Tapi ketika kita mau benar-benar menjadi seperti Yesus dan melatih kesabaran, kemurahan, dan kebaikan; orang-orang lain akan mau berada di dekat kita. Mereka akan merasa lebih baik saat bersama kita. Mereka mau menjadi seperti kita.

Mau menjadi seperti apakah kita? Orang yang dijauhi atau orang yang disenangi karena dalam diri kita ada buah Roh?

Kemanapun kita pergi, cari kesempatan untuk berbuat kebaikan terhadap orang lain.

Di dalam kemacetan, berikan jalan bagi orang lain dulu. Jika orang yang mengantri di belakang kita membeli barang lebih sedikit, biarkan dia duluan. Jika seseorang menjatuhakn sesuatu, ambilkan.

Ingat, karunia Roh itu diberi, tetapi buah Roh itu dikembangkan.

Remember the Gifts of the Spirit are given, but the Fruit of the Spirit is developed.
a
Kristiani membutuhkan kebaikan yang pada saat yang sama juga menunjukkan kemurahan.

Buah Roh itu terjadi oleh karena karya  Roh, maka untuk dapat bertumbuh dalam sifat-sifastNya  harus juga bergantung total pada pertolongan kuasa Tuhan.

Sebagaimana perkataan Yesus, “…  sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” | Yohanes 15:5

Artinya hanya kekuatan dan pertolongan  Tuhanlah yang memampukan kita untuk bertumbuh dalam sifat-sifat-Nya.

Tapi kita harus ingat! Buah Roh adalah PILIHAN.

Kita tidak membawa apa-apa ke surga, hanya karakter dan talenta kita. Salah satu tujuan kita di dunia adalah supaya karakter kita semakin dibentuk menyerupai Yesus.

Kita harus memilih untuk mengembangkan buah Roh kalau mau karakter kita menjadi seperti Yesus.

Ada beberapa kebenaran yang perlu kita ketahui. Kita harus mengerti bagaimana cara Iblis bekerja.

  1. Iblis mau kita terputus dari komunitas.
  2. Jika Iblis tidak bisa membuat kita berdosa, dia akan membuat kita sibuk. Kita tidak punya waktu untuk Tuhan dan untuk menggenapi tujuan hidup kita.
  3. Iblis perlahan demi perlahan mengubah cara berpikir dan kebiasaan kita. Kita merasa tidak salah saat menonton film. Kita bilang film itu tidak mengganggu kita. Tapi di situlah letak masalahnya. Pembunuhan, pemerkosaan, sex bebas, dan segala macam yang diperlihatkan di film tidak mengganggu kita. Itu tidak benar. Cara berpikir kita sudah diubah. Semua itu tidak benar dan seharusnya kita terganggu dengan semua itu.

Miliki hubungan dengan Tuhan, pelajari hikmat, baca Alkitab, penuhi pikiran dengan firman Tuhan, bergabung dalam komunitas, dan kenakan serta kembangkan buah Roh. Kita harus punya standar Kristiani sendiri.

Jangan takut orang bilang kita tidak gaul atau terlalu fanatik. Kita hanya perlu melakukan bagian kita. Hidup di dalam buah Roh. Dalam hal ini kita menjadi orang yang sabar. Kita menunjukkan kemurahan dan kebaikan kepada orang lain. Dan lihatlah, Yesus akan melakukan bagian-Nya. Yesus yang terpancar dari dalam kita akan menarik orang-orang kepada-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s