WISDOM

CARA YANG BENAR & SALAH SAAT MEMINTA PENGAMPUNAN TUHAN

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. | 1 Yohanes 1:9

Saat kita mengakui dosa kita, Tuhan tidak akan menggaruk-garuk semua kesalahan yang ada melainkan Dia akan menghapusnya. Kita harus mengetahui cara yang benar dan salah dalam meminta pengampunan. Ada 3 cara yang salah.


1. JANGAN MEMOHON-MOHON

Kita terus memohon kepada Tuhan supaya Dia mau mengampuni kita. Kita seakan-akan harus meyakinkan Tuhan. Tuhan tidak perlu diyakini. Dia mau mengampuni kita. Dia menunggu untuk mengampuni kita. Bukan kita yang menunggu Tuhan, Dialah yang menunggu kita.


2. JANGAN MENAWAR

Kita tidak berkata, “Tuhan, jika Engkau mengampuni saya, saya tidak akan melakukannya lagi.”

Pada kenyataannya kita pasti akan tertarik untuk melakukan dosa yang sama dalam hitungan jam atau hari. Tidak mudah untuk mengubah kebiasaan buruk. Tapi pengampunan adalah tentang menutup pintu terhadap masa lalu.

Pengampunan tidak mengatakan kita tidak akan melakukannya lagi. Pengampunan hanya menyucikan menyucikan kita dari masa lalu.


3. JANGAN MENYUAP

Menyuap berarti, “Tuhan, jika Engkau mengampuni aku kali ini, aku akan…”

Aku akan pergi ke gereja. Aku akan baca Alkitab. Aku akan bla bla bla. Kita tidak bisa menyuap Tuhan.


Jadi apa yang mesti kita lakukan? Cara yang benar dalam meminta pengampunan adalah dengan:

PERCAYA

Kita percaya janji-janji Tuhan. Kita percaya jika kita mengaku dosa kita, Dia akan mengampuni dan menyucikan kita.

Namun sekarang Allah menyatakan kita “tidak bersalah”, bila kita mempercayai Yesus Kristus yang, karena kebaikan-Nya, menghapuskan dosa kita dengan cuma-cuma. | Roma 3:24 (FAYH)

o-BELIEVE-facebook.jpg

Mungkin kita berpikir dosa kita terlalu besar. Tapi itu tidak penting. Yang penting adalah apa yang Yesus lakukan untuk kita. Itulah makna salib. Yang penting adalah apa yang telah Yesus lakukan di kayu salib. Dia berkata, “Sudah selesai”. Yesus sudah membayar hukuman kita.

Kita hanya perlu memintanya sekali saja. Dia sudah mengampuni kita saat pertama kali kita mengatakannya. Jika kita meminta pengampunan terus menerus, itu berarti kita tidak mempercayai janji-Nya bahwa Dia akan mengampuni kita saat kita mengakui-Nya. Itu berarti kita kekurangan iman.

Jadi haruskah seorang Kristen merasa berdosa? Ya, tapi hanya dalam 10 detik. Karena hanya sekitar 10 detik yang dibutuhkan bagi kita untuk mengaku dosa dan menerima tanggung jawab atas dosa kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s